Arabesque No.1 - Claude Debussy Aku sedang mendengarkan Deux Arabesques, L. 66, Claude Debussy, dan kepikiran: boleh gak aku klaim Arabesque No. 1 sebagai lagu ulang tahun seorang penyendiri berpengalaman? Sebenarnya hanya aku doang, mungkin. ...
PERSONAL BLOG · DIGITAL GARDEN · DIGITAL WORKS STUDIO
More often confused than knowing.
Biology student, digital gardener, and maker of web things.
Sebuah arsip untuk catatan non-linear, esai reflektif, pikiran yang belum selesai, dan eksperimen digital.
Tulisan terbaru
From the Garden
Catatan reflektif, eksperimen kecil, dan hal-hal yang masih tumbuh
Malaikat yang Memakan Daun Terlalu Banyak
sebuah kisah tentang Butterfly Devil
Cosmos bipinnatus: Bunga Merah di Pekarangan
Catatan observasi tentang satu individu Cosmos bipinnatus merah tua yang muncul di antara bunga pink dan putih di pekarangan rumah.
Tentang Bunga, Laufey, dan Pertanyaan
Mendengarkan: Laufey — Questions for the Universe Aku tidak benar-benar memahami seluruh liriknya ketika pertama kali mendengarkan lagu ini. aku lebih dulu menangkap suasananya daripada maknanya. Tapi aku mungkin mengerti sedikit: Laufey sedang mengekspresikan keraguan dan kebingungan tentang cinta, kehidupan, dan diri sendiri. ...
Kenapa Berpikir Saja Tidak Cukup: Catatan dan Refleksi Scientific Temper
Catatan dan refleksi dari pemaparan Prof. Iwan Pranoto mengenai perbedaan berpikir dan bernalar, serta pentingnya menumbuhkan scientific temper.
Simpul Waktu Bagian II: Dua Panah di Satu Cangkir Kopi
Catatan tentang pertemuan dua orientasi waktu, konflik entropi lokal, dan kemungkinan waktu sebagai bentuk siklik.
Mengapa Kita Terobsesi Menanyakan “Apakah Ini AI?”
Peringatan: Jika setelah selesai membaca esai ini pikiran pertamamu adalah “Ini pasti ditulis AI”, maka tulisan ini memang sedang membicarakanmu. Ketika aku scroll konten di internet akhir-akhir ini, pertanyaan yang paling sering muncul di komentar bukan “Apa yang mungkin senimannya rasakan?”, tapi pertanyaan yang lebih keren, dari sudut pandang yang berkomentar, (mungkin): “Apakah ini AI?” Lucu sekali, kan? Atau menyedihkan? Bayangkan seseorang memainkan piano dengan indah Apakah reaksi pertamamu adalah menikmati harmoni dan emosi yang muncul? Atau justru bertanya-tanya apakah jari-jari itu milik manusia atau bukan? ...