Distribusi yolk menentukan di mana pembelahan bisa terjadi.

Jadi, bukan cuma jumlah yolk yang penting, tetapi juga lokasinya di dalam telur.

Bukan cuma β€œberapa banyak yolk”, tapi β€œdi mana yolk itu berada”.

1. Isolecithal

Telur tipe isolecithal memiliki cadangan yolk dalam jumlah sedikit dan distribusinya relatif merata.

Karena yolk tersebar merata dan tidak membentuk massa besar yang menghalangi, pembelahan dapat terjadi di seluruh bagian telur.

[🟑   🟑   🟑   🟑]
(yolk sedikit, tersebar merata)

Tidak ada massa yolk besar
β†’ seluruh bagian telur bisa ikut membelah

Ini ciri khas:

Isolecithal + Holoblastic cleavage

Dengan kata lain, tipe telur ini biasanya mengalami segmentasi holoblastik atau pembelahan total.

Cleavage stages in Paracentrotus lividus

Cleavage stages in Paracentrotus lividus (sea urchin). Via Wikimedia Commons. Digunakan sebagai contoh visual pembelahan pada embrio dengan yolk relatif sedikit.

Pada gambar, pola umumnya menunjukkan pembelahan yang terjadi pada seluruh bagian telur.

πŸ”Ή Baris pertama menunjukkan tahap awal:

  • A = oocyte atau sel telur sebelum fertilisasi
  • B = 1 sel atau zigot
  • C = 2 sel
  • D = 4 sel
  • E = 8 sel

Semua sel terlihat membelah secara relatif simetris.

πŸ”Ή Baris tengah menunjukkan tahap selanjutnya:

  • 16 sel
  • 28 sel
  • 32 sel
  • mulai tampak perbedaan seperti mesomeres, macromeres, dan micromeres

Artinya, sudah mulai muncul sedikit perbedaan ukuran sel. Tetapi, seluruh telur tetap ikut membelah.

πŸ”Ή Baris bawah menunjukkan tahap menuju blastula.

Sel semakin banyak, dan struktur mulai membentuk bola.

Pola umumnya:

  • pembelahan terjadi di seluruh bagian telur
  • tidak ada area besar yang β€œtidak terbelah”
  • tidak ada massa yolk besar yang menghalangi cleavage

Detail Menarik

Walaupun pada tahap lanjut bisa muncul micromeres dan macromeres, perbedaan ini bukan karena ada yolk besar yang menghalangi pembelahan.

Perbedaan tersebut lebih berkaitan dengan program perkembangan atau developmental patterning.

Jadi, pada isolecithal, pembelahan tetap termasuk holoblastik karena seluruh telur ikut mengalami cleavage.

2. Mesolecithal

Telur tipe mesolecithal memiliki cadangan yolk dalam jumlah sedang, tetapi distribusinya tidak merata.

Yolk cenderung lebih banyak terkumpul di bagian bawah telur, yaitu kutub vegetal. Sementara itu, bagian atas telur, yaitu kutub animal, relatif lebih sedikit yolk dan lebih aktif membelah.

   πŸ”΅  ← animal pole
   πŸ”΅     sedikit yolk, aktif membelah

β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ ← vegetal pole
         lebih banyak yolk, lebih padat

Meski terdapat penumpukan yolk di bagian bawah, β€œpisau” pembelahan sel masih mampu menembus seluruh bagian telur.

Karena itu, segmentasinya tetap termasuk holoblastik atau pembelahan total.

Namun, karena yolk lebih banyak di kutub vegetal, pembelahannya menjadi tidak seimbang.

Di kutub animal, sel membelah lebih cepat dan menghasilkan sel-sel kecil.

Di kutub vegetal, pembelahan berjalan lebih lambat karena harus melewati daerah yang lebih kaya yolk, sehingga sel-sel yang dihasilkan lebih besar.

Inilah yang membuat pola pembelahannya disebut:

Holoblastik unequal

Animal pole
πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅  ← sel lebih kecil, pembelahan lebih cepat

β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ   ← sel lebih besar, pembelahan lebih lambat
Vegetal pole

3. Telolecithal

Pada telur telolecithal, volume yolk sangat besar dan mendominasi hampir seluruh ruang sel.

Akibatnya, sitoplasma aktif yang bisa membelah terdesak dan hanya tersisa sebagai area kecil di kutub animal. Area kecil ini disebut blastodisk.

   πŸ”΅  ← sitoplasma aktif (blastodisk)

β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ ← yolk sangat besar dan padat
β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ
β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ

Karena yolk terlalu besar dan padat, β€œpisau” pembelahan tidak mampu menembus seluruh bagian telur.

Pembelahan akhirnya hanya terjadi pada area kecil di atas yolk, yaitu pada blastodisk.

Karena pembelahan hanya terjadi sebagian, tipe cleavage-nya disebut meroblastik.

Karena daerah yang membelah berbentuk cakram di atas lautan yolk, pola ini disebut:

Meroblastik diskoidal

   πŸ”΅  ← blastodisk membelah
  πŸ”΅ πŸ”΅

β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ ← yolk tidak ikut membelah
β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ

Contoh umum:

  • burung
  • reptil
  • beberapa ikan

4. Centrolecithal

Sesuai namanya, pada telur tipe centrolecithal, massa yolk terkumpul di bagian tengah sel.

Penumpukan ini membuat sitoplasma aktif terdorong ke bagian tepi atau permukaan telur.

   πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅  ← sitoplasma aktif di tepi
  πŸ”΅β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆπŸ”΅
   πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅
      ↑
  yolk padat di tengah

Karena yolk berada di tengah, pembelahan tidak langsung memotong seluruh sel menjadi dua bagian.

Sebagai gantinya, inti sel atau nukleus membelah berkali-kali terlebih dahulu tanpa langsung diikuti pembelahan sitoplasma. Setelah itu, inti-inti tersebut bermigrasi ke bagian tepi.

Barulah kemudian membran sel terbentuk di permukaan.

Karena pembentukan sel terjadi di bagian luar atau permukaan telur, proses ini disebut:

Meroblastik superfisial

Tahap awal:
   N N N
    β–ˆβ–ˆβ–ˆ    ← yolk di tengah
   N N N

Inti bergerak ke tepi:
 N       N
N   β–ˆβ–ˆβ–ˆ   N
 N       N

Sel terbentuk di permukaan:
πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅
πŸ”΅β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆπŸ”΅
πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅
Isolecithal
Yolk sedikit dan merata.
Holoblastik
Mesolecithal
Yolk sedang, lebih banyak di bawah.
Holoblastik unequal
Telolecithal
Yolk sangat banyak di satu sisi.
Meroblastik diskoidal
Centrolecithal
Yolk berada di tengah.
Meroblastik superfisial

Insight Konseptual

Bukan cuma jumlah yolk yang penting, tapi di mana dia berada.

  • Merata β†’ semua bagian telur relatif bebas membelah
  • Menumpuk di kutub vegetal β†’ pembelahan jadi lebih lambat di bawah
  • Sangat banyak di satu sisi β†’ pembelahan hanya terjadi di blastodisk
  • Di tengah β†’ pembelahan bergeser ke bagian perifer

Dengan kata lain, distribusi yolk mengatur β€œrute” pembelahan embrio. Cleavage seperti mencari jalan paling mungkin di antara ruang sitoplasma dan hambatan yolk. Biologi kecil, tapi dramanya rapi sekali

Shortcut Ingatan

  • Iso = equal β†’ yolk merata
  • Meso = medium β†’ yolk sedang, agak berat di bawah
  • Telo = end atau ujung β†’ yolk menumpuk di satu sisi
  • Centro = center β†’ yolk di tengah

References