Neural Gaps
The spaces between neurons where thoughts spark and linger.
Arsip
An imagined forest of fragments and associative thought.
Ruang
Indeks
Catatan baru dari hutan hitam.
Setelah sekitar dua minggu tidak membuka Sonic Pi, aku kembali menulis beberapa baris kode. Dimulai dengan sample vinyl_hiss, lalu entah bagaimana aku teringat struktur asam amino. Aku mulai menamai variabel dan loop dengan istilah molekul yang kukenal. sekadar membiarkan sesuatu yang pernah kupelajari meresap ke dalam proses kreatif. Amina Code # title amina # by mus use_bpm 112 Hydrogen = ring(0.2, 0.4, 0.3, 0.5) Carboxyl = ring(0.1, 0.2, 0.3, 0.4, 0.5) alpha_c = chord(:g4, :m9) beta_c = chord(:c4, :dom7) gamma_c = chord(:d4, :m9) delta_c = chord(:f4, :maj7) Carbon = ring(alpha_c, beta_c, gamma_c, delta_c) live_loop :hydroxyl do sync :bar h = Hydrogen.tick set :H, h sample :vinyl_hiss, amp: h sleep 1 end live_loop :oxygen do sync :bar sample :bd_jazz, amp: 0.6 sleep 0.5 sample :elec_blip, amp: 0.8 sleep 0.5 sample :elec_snare, amp: 0.6 sleep 0.5 sample :elec_blip2, amp: 0.8 sleep 0.5 end live_loop :oxygen_hh do sync :bar 4.times do sample :hat_tap, amp: rrand(0.8, 1) sleep 0.3 sample :elec_tick, amp: rrand(0.6, 0.8) sleep 0.7 end end live_loop :carbon do sync :bar with_fx :wobble, phase: 2, wave: 1, mix: 0.65 do use_synth :rodeo play Carbon.tick, amp: get(:H) + 0.5 sleep 4 end end live_loop :r_group do sync :bar r = Carboxyl.tick set :COOH, r with_fx :lpf, cutoff: 65 do if one_in(2) sleep 1 else use_synth :tb303 play scale(:d2, :minor_pentatonic).choose, amp: r sleep 1 end end end live_loop :nitrogen do sync :bar use_synth :beep play scale(:f4, :major).choose, amp: get(:COOH) + 0.5 sleep [0.5, 1, 1.5].choose play scale(:d4, :minor).reverse.tick, amp: get(:H) + 0.3 sleep [0.5, 1.5, 2].choose end live_loop :hydrolysis do sync :bar with_fx :lpf, cutoff: 75 do use_synth :rodeo play scale(:d3, :minor).tick, amp: get(:H) sleep 2 end end live_loop :a do cue :bar sleep 4 end
Sekarang jam berapa?
Di forum e-learning kampus, aku adalah inkarnasi dari mahasiswa teladan. Jika sistem meminta analisis, aku menyajikannya. Jika tutor menuntut kutipan, aku berikan lengkap dengan format APA Style edisi ke-7, bahkan sampai menyitasi video YouTube tanpa referensi akademik yang dibagikan oleh sang tutor itu sendiri. ◉_◉ Ibaratnya, aku sedang melakukan malicious compliance: sebuah kepatuhan mutlak demi memenuhi hasrat administratif sistem. Aku bisa memberikan persis apa yang birokrasi kampus inginkan agar nilaiku aman dan rubrik penilaian mereka terpenuhi. ...
Aku baru menyadari aku belum benar-benar memahami apa itu bahasa. Di sesi 1 kuliah Bahasa Indonesia, ada pertanyaan forum diskusi seperti ini: pertanyaan tutor di forum diskusi Aku sudah menjawabnya secara normatif menggunakan informasi dari modul universitas. Tapi, jawaban itu sebenarnya memicu beberapa pertanyaan di kepalaku tentang hakikat bahasa itu sendiri. Untuk pertanyaan pertama, apakah Budi dan Wati sedang berbahasa? Meskipun encoding-nya tidak umum, modul mendeskripsikan bahasa sebagai bunyi yang melambangkan sesuatu; simbol-simbol yang digunakan berdasarkan sistem yang berlaku sehingga menimbulkan makna. Jika Budi dan Wati bisa saling mengerti, berarti ada sebuah sistem definisi yang mereka berdua gunakan. Kesimpulanku: mereka sedang berbahasa. ...
ada sebuah tempat yang sangat sempit, padahal tidak ada tanda-tanda batas wilayah yang jelas.
Sebuah kelanjutan dari pertanyaan tentang kompleksitas model, yang membawaku pada kegelisahan tentang kata “benar”, empirical evidence, dan bagaimana alasan untuk mempercayai suatu klaim mungkin bergantung pada jenis klaim itu sendiri.
Tentang kompleksitas model, daya tarik penjelasan yang terdengar sophisticated, dan mengapa banyaknya variabel tidak otomatis membuat sebuah penjelasan lebih benar.
Arabesque No.1 - Claude Debussy Aku sedang mendengarkan Deux Arabesques, L. 66, Claude Debussy, dan kepikiran: boleh gak aku klaim Arabesque No. 1 sebagai lagu ulang tahun seorang penyendiri berpengalaman? Sebenarnya hanya aku doang, mungkin. ...