“Sekarang jam berapa?”
“Berdasarkan mood dan pencahayaan, sekarang masih pagi. Di sini tidak ada jam. Mengapa kamu tanya?”
“Tidak ada jam katamu? Aku perlu makan siang jam 13.00.”
“Kalau begitu, keluarlah dari pikiranku, agar bisa melihat jam.”
“Kamu saja yang melihat jam, lalu beritahu aku agar makan siangnya tepat di jam 13.00.”
“Sudah kubilang, ini masih pagi. Kalau kamu mau makan siang, aku bisa bantu merasakan pencahayaan dari matahari dan menentukan apakah sudah siang. Atau kalau lapar, makan saja.”
“Bukan begitu caranya.”
“Kenapa tidak?”
“Karena sekarang belum jam 13.00.”
“Bagaimana kamu tahu? Kamu baru saja bertanya kepadaku.”
“Aku tahu. Aku hanya ingin memastikan bahwa waktu yang ada di pikiranku sama dengan waktu yang ada di luar.”
“Memangnya harus sama?”
“Tentu saja.”