Glosarium untuk membaca simbol, aturan inferensi, dan istilah dasar yang muncul di Axiom Room.
Simbol Logika Dasar
P
Q
R
...pernyataan
Huruf kapital dipakai sebagai simbol pernyataan. Maknanya tidak tetap. Dalam satu level, P bisa menjadi titik awal, sementara simbol lain menjadi hasil yang perlu diturunkan.
Contoh
P → Q
→dibaca sebagai: jika... maka...
Menunjukkan implikasi. Jika pernyataan di kiri tersedia, pernyataan di kanan dapat diturunkan.
Contoh
P → Q
¬dibaca sebagai: tidak
Menandai negasi dari sebuah pernyataan. ¬P berarti P tidak berlaku.
Contoh
¬Q
¬¬dibaca sebagai: tidak tidak
Negasi ganda mengembalikan pernyataan ke bentuk positifnya.
Contoh
¬¬P menjadi P
∧dibaca sebagai: dan
Menunjukkan konjungsi, yaitu gabungan dua pernyataan.
Contoh
P ∧ Q
∨dibaca sebagai: atau
Menunjukkan disjungsi. Jika satu cabang dieliminasi, cabang lain dapat dipertahankan.
Contoh
P ∨ Q
Aturan Inferensi
Modus Ponenspola: dari syarat ke hasil
Jika implikasi tersedia dan syarat kirinya juga tersedia, hasil di kanan dapat diturunkan.
Contoh
P → Q dan P menghasilkan Q
Modus Tollenspola: dari hasil yang ditolak ke syarat yang ditolak
Jika hasil dari sebuah implikasi ditolak, syarat yang mengarah ke hasil itu juga ditolak.
Contoh
P → Q dan ¬Q menghasilkan ¬P
Hypothetical Syllogismpola: rantai implikasi
Dua implikasi dapat digabung jika bagian tengahnya cocok.
Contoh
P → Q dan Q → R menghasilkan P → R
Conjunction Introductionpola: menggabungkan pernyataan
Dua pernyataan yang tersedia dapat digabung menjadi satu konjungsi.
Contoh
P dan Q menghasilkan P ∧ Q
Simplificationpola: mengambil bagian dari konjungsi
Dari satu pernyataan gabungan, salah satu bagiannya dapat diambil.
Contoh
P ∧ Q menghasilkan P
Disjunctive Syllogismpola: menghapus satu cabang
Jika satu cabang dari disjungsi ditolak, cabang lainnya dapat dipertahankan.
Contoh
P ∨ Q dan ¬P menghasilkan Q
Double Negationpola: membuka negasi ganda
Pernyataan dengan dua negasi dapat dibaca kembali sebagai pernyataan positif.
Contoh
¬¬P menghasilkan P
Contrapositionpola: membalik implikasi dengan negasi
Implikasi dapat ditulis ulang dengan membalik arah hubungan dan memberi negasi pada kedua sisi.
Contoh
P → Q menjadi ¬Q → ¬P
Simbol UI dan Notasi
⊢dibaca sebagai: menurunkan / dapat dibuktikan
Menandai inferensi yang sah. Di Proof Log, bagian kiri adalah input, dan bagian kanan adalah hasil turunan.
Contoh
P, P → Q ⊢ Q
⊬dibaca sebagai: tidak menurunkan
Menandai kombinasi blok yang tidak cocok dengan aturan inferensi pada level tersebut.
Contoh
P → Q dan R tidak otomatis menghasilkan Q
?dibaca sebagai: target belum terbuka
Menandai target yang belum berhasil diturunkan.
Contoh
? ⊢ Q
■ Q.E.D.dibaca sebagai: terbukti
Penanda akhir pembuktian. Muncul ketika target level sudah berhasil diturunkan.
Contoh
■ Q.E.D.
->
~
&
vdibaca sebagai: bentuk teks dari simbol logika
Bentuk ASCII untuk simbol logika: -> berarti →, ~ berarti ¬, & berarti ∧, dan v berarti ∨.
Contoh
P -> Q sama dengan P → Q
Istilah Gameplay
premisedibaca sebagai: premis
Blok simbolik yang tersedia sejak level dimulai. Premis menjadi bahan awal untuk menurunkan target.
Contoh
P → Q dan P di Level 1
targetdibaca sebagai: kesimpulan yang dicari
Pernyataan yang harus dibuktikan untuk menyelesaikan level.
Contoh
target V di Level 18
symbolic blockdibaca sebagai: blok simbolik
Tombol berisi pernyataan logika yang dapat dipilih pemain. Blok dapat berupa premis awal atau hasil turunan.
Contoh
P ∧ Q, Q → R, ¬P
derived statementdibaca sebagai: pernyataan turunan
Blok baru yang muncul dari inferensi valid. Blok ini bisa dipakai untuk langkah berikutnya.
Contoh
dari P → Q dan P diturunkan Q
inferencedibaca sebagai: inferensi
Satu langkah penarikan kesimpulan dari input menuju output.
Contoh
memilih P → Q dan P untuk menghasilkan Q
proof chaindibaca sebagai: rantai pembuktian
Rangkaian inferensi yang saling menyambung. Hasil dari satu langkah menjadi input untuk langkah berikutnya.
Contoh
P menjadi Q, lalu Q menjadi R
Proof Logdibaca sebagai: catatan pembuktian
Panel yang mencatat turunan baru. Inferensi yang output-nya sudah ada tidak menambah entri baru.
Contoh
P → Q, P ⊢ Q
Current Rundibaca sebagai: percobaan saat ini
Statistik level yang sedang dimainkan, termasuk langkah berhasil, percobaan tidak sah, dan hint yang dipakai.
Contoh
2 successful steps, 0 invalid attempts, 1 hint used
Best Recorddibaca sebagai: catatan terbaik
Rekor terbaik level yang disimpan di browser. Nilainya membandingkan hint, invalid attempt, lalu successful step.
Contoh catatan tanpa hint lebih baik daripada catatan dengan hint
clean solvedibaca sebagai: selesai bersih
Level selesai tanpa invalid attempt dan tanpa hint. Di pemilih level, status ini diberi badge bintang.
Contoh
0 invalid attempts dan 0 hints used
successful stepdibaca sebagai: langkah berhasil
Inferensi valid yang menghasilkan blok baru. Output yang sudah ada tidak dihitung sebagai successful step baru.
Contoh
P ∧ Q menghasilkan P
invalid attemptdibaca sebagai: percobaan tidak sah
Percobaan memilih blok yang tidak membentuk inferensi valid.
Contoh memilih dua blok yang tidak cocok dengan aturan level
decoy pathdibaca sebagai: jalur pengecoh
Langkah yang valid secara logika, tetapi tidak membantu mencapai target.
Contoh
di Level 10, Q ∧ T menjadi pengecoh untuk target R
branchdibaca sebagai: cabang pembuktian
Arah yang bisa diambil dari satu simbol atau disjungsi. Sebagian cabang menuju target, sebagian hanya menghasilkan side result.
Contoh
dari P, cabang P → Q dan P → R sama-sama valid
side resultdibaca sebagai: hasil samping
Kesimpulan yang valid, tetapi bukan target level.
Contoh
U di Level 17 valid, tetapi targetnya V
Nama Level dan Pola Pembuktian
False Consequencedibaca sebagai: konsekuensi benar yang menyesatkan
Nama Level 11. Maksudnya konsekuensi valid yang tidak berguna untuk target.
Contoh
P → Q menghasilkan Q, tetapi target level adalah R
Necessary Threaddibaca sebagai: jalur yang perlu diikuti
Nama Level 12. Dari beberapa langkah valid, hanya satu rangkaian yang benar-benar menuju target.
Contoh
P → Q → T diperlukan, sementara P → R → S hanya detour
Extended Threaddibaca sebagai: jalur pembuktian yang lebih panjang
Nama Level 13. Target berada di ujung rantai yang lebih panjang, meski ada cabang valid yang lebih pendek.
Contoh
P → Q → R → U
Narrow Passagedibaca sebagai: lorong sempit
Nama Level 14. Disjungsi perlu dipersempit dulu sebelum jalur menuju target terbuka.
Contoh
P ∨ Q dan ¬P menyisakan Q
Compressed Routedibaca sebagai: rute yang dipadatkan
Nama Level 15. Beberapa implikasi digabung menjadi rute yang lebih pendek sebelum langkah akhir.
Contoh
P → Q dan Q → R menjadi P → R
Joined Premisedibaca sebagai: premis gabungan
Nama Level 16. Dua pernyataan sederhana perlu digabung agar cocok dengan syarat sebuah implikasi.
Contoh
P dan Q menjadi P ∧ Q
Split Attentiondibaca sebagai: perhatian yang terpecah
Nama Level 17. Ada lebih dari satu blok yang bisa dibuka, tetapi hanya satu jalur yang menuju target.
Contoh
P ∧ R membantu menuju V, sementara Q ∧ S mengarah ke hasil samping
Quiet Apexdibaca sebagai: puncak yang hening
Nama Level 18. Penutup logic wing dengan negasi ganda, cabang samping, kontraposisi, dan rute yang dipadatkan.
Contoh
Q → R dan R → S dipadatkan sebelum menuju V
logic wingdibaca sebagai: sayap logika
Bagian Axiom Room yang berisi level-level inferensi simbolik. Pemain menyusun langkah dari premis menuju target memakai aturan logika yang tersedia.
Contoh
The logic wing closes with a longer proof.